Berbagi Sebening Hati

Saturday, 23 April 2016

21 Cara Menjadi Penulis Andal ala Stephen King


Siapa yang tak mengenal nama Stephen King. Ya, ia adalah seorang penulis ternama asal Amerika Serikat. Karya tulisnya dikenal baik oleh masyarakat luas, seperti The ShinningChildren of The CornCarrie, dan masih banyak lagi. Beberapa di antaranya bahkan diadaptasi menjadi film. Dalam memoarnya yang berjudul On Writing, King berbagi pendapat tentang cara untuk menjadi seorang penulis andal. King secara terbuka menyatakan bahwa saat ini masih ada penulis yang kemampuan menulisnya kurang. "Aku tak bisa berbohong dan mengatakan tak ada penulis yang (kemampuan menulisnya) buruk. Maaf, tapi memang banyak penulis yang (kemampuan menulisnya) buruk."Nah, Anda tentunya ingin bukan menjadi seorang penulis yang baik? Berikut 21 tip untuk bisa menjadi seorang penulis andal dari Stephen King:

1. Berhentilah Menonton Televisi, dan Bacalah Buku Sesering MungkinJika Anda ingin mulai menulis, maka televisi adalah benda yang harus Anda jauhi. "Benda itu (televisi) bisa meracuni kreativitas Anda," ujar King. Penulis haruslah fokus pada apa yang akan ia tulis dan hidup di dalam alam imajinasi sepenuhnya. Untuk memperoleh imajinasi tersebut, penulis harus banyak membaca. "Jika Anda ingin menjadi seorang penulis, ada dua hal utama yang harus Anda lakukan: banyak membaca dan banyak menulis," tambahnya.

2. Persiapkan Diri untuk Kegagalan dan Kritikan Jika Anda memutuskan untuk menjadi seorang penulis, persiapkanlah mental Anda sebaik mungkin. "Anda akan sering mengalami yang namanya krisis kepercayaan diri," ucap King. Tidak hanya diri Anda saja yang akan meragukan kemampuan Anda, tapi juga orang lain. "Jika Anda menulis atau melukis, menari, menyanyi, atau memahat, pasti akan ada saja orang yang menilai Anda buruk," tambahnya. Sering kali, hal itu akan membuat Anda merasa canggung hingga akhirnya memutuskan untuk berhenti dari kegiatan tersebut. Namun, menurut King, berhenti merupakan ide yang buruk. "Berhenti mengerjakan pekerjaan yang sedang kita lakukan, meski pekerjaan itu sulit, baik secara emosional maupun imajinatif, adalah ide yang buruk," sebaliknya, kita harus tetap positif pada apa yang sedang kita kerjakan.

3. Jangan Membuang Waktu demi Menyenangkan Orang LainKing memberi saran, hal-hal yang bersifat kasar atau tidak sopan sebaiknya Anda abaikan. King mencontohkan, sebagai penulis, ia acap kali menerima kiriman surat yang isinya bernada amarah dan ketidaksukaan terhadap dirinya. Bahkan, tak jarang ada yang menuduhnya tak memiliki bakat menulis. Menanggapi tuduhan-tuduhan itu, King berpendapat, "Jika Ada yang tidak suka (hasil karya saya), saya hanya bisa mengangkat bahu." Menurut King, kita tidak perlu khawatir. Tulislah apa yang ingin Anda tulis. Jangan terpengaruh untuk membuat tulisan seperti yang orang lain inginkan.

4. Utamakan Kegiatan Menulis untuk Diri Anda Sendiri
Sebaiknya, Anda menulis dengan alasan karena kegiatan menulis itu bisa mendatangkan kebahagiaan bagi diri Anda. "Aku melakukannya (menulis) untuk kesenangan. Jika Anda melakukannya untuk kesenangan, maka Anda bisa melakukannya sampai kapan pun,"

5. Angkatlah Isu-isu yang 'Berat' untuk Ditulis Ketika mengangkat isu-isu yang 'berat' untuk dijadikan bahan tulisan, pastikan Anda menggali informasi sebanyak dan sedalam mungkin. "Cerita layaknya benda hasil penemuan, seperti fosil yang ditemukan dari dalam tanah. Cerita layaknya benda peninggalan, bagian dari kehidupan masa lalu yang belum ditemukan." Penulis selayaknya seorang arkeolog, menggali sebanyak mungkin ide-ide cerita yang bisa mereka temukan.Baca selengkapnya ....


Share:

Blog Archive